10 Tips Aman dan Bijak Belanja Online Berbagai Barang …

Merdeka.com – Zaman sekarang belanja sudah bisa dilakukan dengan cara yang mudah, aman, dan hemat energi. Anda tak perlu pergi ke pasar atau toko dulu. Semuanya bisa dipesan secara online.

Namun semakin maju perkembangan teknologi yang digunakan, semakin besar pula risiko dalam kegiatan jual beli. Karena itulah, Anda perlu bersikap bijak dalam berbelanja.

Berikut ini beberapa tips aman dan bijak dalam berbelanja online untuk berbagai barang.

1. Hindari Membeli Lewat Jejaring Sosial

Jika tertarik dengan barang yang ditawarkan lewat Instagram, Facebook, atau Twitter; jangan terburu-buru untuk membeli. Tak sedikit penjual abal-abal yang menipu lewat jejaring sosial.

Buat mengurangi risiko, tanya apakah si penjual memiliki lapak dari salah satu situs belanja online. Misalnya Bukalapak, Tokopedia, Shopee, atau Carousell. Melakukan transaksi lewat situs belanja seperti ini jauh lebih aman daripada sekadar akun online shop di jejaring sosial.

2. Pilih Official Store untuk Suplemen dan Skincare

Produk populer seperti suplemen dan skincare dari luar negeri biasanya ditawarkan hampir semua lapak di situs jual beli online. Namun Anda tidak bisa memastikan keasliannya, sedetail apapun klaim dari penjual. Jadi lebih aman jika Anda membelinya lewat official store dari brand yang Anda inginkan.

3. Jangan Mudah Tergiur Harga Miring

Harga murah memang menggiurkan. Rasanya jadi kepingi cepat-cepat memasukkan ke dalam keranjang belanjaan. Tapi jangan terburu nafsu dulu. Coba cek kenapa harganya bisa murah. Perhatikan ukuran produk yang ditawarkan, jumlah yang ditawarkan dengan harga tersebut, dan keaslian produk.

4. Produk Fashion: Tanyakan Detail Produk kepada Seller

Jangan ragu untuk bertanya kepada seller. Jangan mengira-ngira ukuran baju dan sepatu yang Anda inginkan berdasarkan foto dan deskripsi yang tertera di laman produk saja. Tanyakan secara pasti berapa centimeter panjang sepatu ukuran 39 yang Anda inginkan atau berapa centimeter lingkar dada t-shirts ukuran M yang Anda taksir. Jangan sampai sudah terlanjur sampai, tapi ukurannya tak sesuai.

5. Siapkan Video Unboxing

Bukan cuma konsumen yang kerap tertipu saat berbelanja online, belakangan penjual pun sering terkena muslihat pembeli abal-abal. Jadi mereka lebih hati-hati dalam menghadapi klaim pembeli. Agar lebih mudah mengajukan klaim retur jika barang yang Anda beli ternyata tidak sesuai harapan, buatlah video unboxing untuk setiap barang yang Anda beli.

6. Kosmetik: Prioritaskan untuk Repurchase daripada Eksperimen dengan Produk Baru

Produk kosmetik seperti lip tint, eyeshadow, dan foundation mudah dibeli secara online. Anda bisa melihat foto produk dan swatch-nya di kulit model, namun mengira-ngira apakah warna tersebut cocok dengan Anda tetap berisiko. Jika ingin membeli kosmetik secara online, sebaiknya pastikan Anda sudah pernah memakai produk tersebut.

7. Tanaman: Pilih Lokasi Pengiriman Terdekat dan Kurir Tercepat

Anda yang ingin mencoba membeli tanaman hidup sebaiknya pilih toko yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Anda, karena pembelian dari provinsi tetangga bisa membuat pengiriman lebih lama. Sebaiknya pilih kurir yang tercepat juga, agar tanaman tak layu atau bahkan mati saat tiba di tujuan.

8. Makanan Tidak Tahan Lama: Pilih Kurir Tercepat dan Kemasan Ekstra

Saat ini makanan yang cenderung awet seperti keripik dan selai biasa dijual lewat situs penjualan online. Namun makanan yang tidak tahan lama seperti cake, sambal, atau bahkan lauk berbumbu basah juga semakin sering ditawarkan. Jika Anda tertarik untuk membeli salah satunya, belilah kemasan ekstra untuk memastikan barang dibungkus dengan baik. Selanjutnya pilih jasa pengiriman yang paling cepat agar produk tak keburu basi.

9. Pikirkan selama Tujuh Hari sebelum Checkout

Ada kalanya kita berbelanja sekadar mengikuti dorongan impuls alias lapar mata. Akibatnya barang-barang yang tidak mendesak untuk dibeli masuk keranjang belanjaan. Tips sederhana untuk mencegah hal ini adalah mengendapkan wishlist selama tujuh hari. Jika setelah itu Anda masih merasa membutuhkan barang tersebut, silakan checkout isi keranjang belanjaan dan bayar.

10. Cek Reputasi Toko dari Nilai dan Ulasan Konsumen

Ratusan lapak online menawarkan produk yang sama dengan harga yang variatif. Selain memilih harga yang paling sesuai anggaran, Anda juga perlu mengecek reputasi toko. Perhatikan nilai yang mereka dapatkan, persentase chat dibalas, dan ulasan dari para pelanggan. Buat memudahkan pelanggan lainnya dalam memilih, tak ada salahnya jika Anda juga membuat ulasan yang informatif. Lagipula biasanya ada reward yang diberikan jika Anda mau menuliskan review. [tsr]

Baca juga:
Lindungi Konsumen, Kemendag Minta Kominfo Blokir Situs Dagang Online Langgar Aturan
Belanja Elektronik di JD.ID Kini Dilindungi Asuransi Allianz Utama
Studi GfK: Bagaimana Konsumen Indonesia Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru
Riset GfK: Bagaimana Konsumen Indonesia Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Paul Taka

Paul Taka